Jumat, 20 September 2013

Observasi

1.      Pengamatan (Observasi)
Pengamatan atau observasi (observation) adalah suatu teknik yang dilakukan dengan cara mengadakan pengamatan secara teliti serta pencatatan secara sistemastis.
Ada tiga macam observasi, yaitu :
1.    Observasi pastisipan, yaitu observasi yang dilakukan oleh pengamat, tetapi pada saat itu pengamat memasuki dan mengikuti kegiatan kelompok yang sedang diamati. Observasi partisipan dilaksanakan sepenuhnya jika pengamat betul-betul mengikuti kegiatan kelompok, bukan hanya pura-pura. Dengan demikian ia dapat menghayati dan merasakan seperti apa yang dirasakan orang-orang dalam kelompok yang diamati.
Contoh :
Untuk mengamati kehidupan mahasiswa penyewa kamar, pengamat menjadi mahasiswa dan penyewa kamar. 
2.    Observasi sistematik, yaitu observasi dimana faktor-faktor yang diamati sudah didaftar secara sistematis, dan sudah diatur menurut kategorinya. Berbeda dengan observasi partisipan, maka dalam observasi sistematik ini pengamat berada di luar kelompok. Dengan demikian maka pengamat tidak dibingungkan oleh situasi yang melingkungi dirinya.
3.    Observasi eksperimental
Observasi eksperimental terjadi jika pengamat tidak berpartisipasi dalam kelompok. Dalam hal ini ia dapat mengendalikan unsur-unsur penting dalam situasi sedemikian rupa sehingga situasi itu dapat diatur sesuai dengan tujuan evaluasi. [1]


DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Suharsimi. 1986. Dasar – Dasar Evaluasi Pendidikan. Yogyakarta : Bina Aksara




[1]  Arikunto, Suharsimi, Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan, (Yogyakarta: Bina Aksara,  1986) hlm. 24

0 komentar:

Posting Komentar