Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Desember 2012

Puisi Cinta Kimia


Dear …Jae-in…
Kini ku menyadari kalau aku hanyalah elektron yang takkan sanggup mencapaimu, protonku. Yang jauh di inti sana bersama neutron yang lebih hebat dariku.
Jae-in, aku bisa saja tereksitasi dan berpindah orbital untuk bisa mendekati nucleus hatimu. Tapi aku tak cukup memiliki energi aktivasi untuk memulai reaksi cinta ini.
Mungkin…takan pernah ada kesetimbangan reaksi cinta diantara kita.
Jae in… maafkan aku telah menjadi inhibitor laju reaksi cintamu dengannya, lalu haruskah aku menjadi katalis laju reaksi cintamu???
Baiklah… aku akan menjadi buffer reaksi cintamu, itu sudah cukup bagiku.
Taukah kau, proton akan sendirian bila tidak ada elektron yang mengelilinginya. Mungkin sebaiknya kau di inti sana dan aku akan mengelilingimu di orbitku.

by: @RQ_H@

Selasa, 11 September 2012

Puisi Ala Kimia


Termokimia
Kemarau ...
Terasa membakar entalpi kepalaku
Menguras habis energi dalamku
Hingga tak mampu ku bertumpu
Apa yang salah dengan sistem bumi ini
Sampai hujan tak kunjung ke bumi
Tuk sirami lingkungan yang panas dan mati
Akibat banyaknya pengecoran kalori
Oh ... kapankah titik air kan bertamu
Satukan energi ikatan dalam diriku
Hadirkan gairah energetika jiwaku
Jauhkan eksoterm siksaan panas di kalbu
Tuhan .......
Berapa jauh ku tlah melangkah
Tuk temukan usaha yang berkah
Rindukan hujan kan merekah
Ku tahu meski jalanku berliku
Semua berujung pada keridloanMu
Layaknya Hukum Hess ke arah yang satu
Karna alam adalah fungsi keadaan diriMu

Puisi Kimia


Struktur Atom dan SPU

Hidupku .....
Tersudut pada orbital yang sepi
Tanpa sahabat menemani
Sirna ..... semua tereksitasi
Andai ku mampu .....
Kan kupromosikan elektron hatiku
Tuk beri gelombang kebolehjadian
Pada hatimu yang mendualisme
Namun .....
Ku harus ikuti aturan Hund di kalbu
Sendiri dalam orbital yang sunyi
Menanti hadirnya elektron hatimu
Kini ..... hidupku tlah berubah spin
Hingga tak bisa menyatu denganmu
Selalu berlawanan arah
Meski .... dalam orbital hati yang sama
Sahabatku .....
Tak dapatkah hatimu mendipol sesaat
Dengan induksi senyumku yang menebar
Tuk berhibridisasi dengan orbital hatiku
Kesetiaanmu hanyalah kebolehjadian
Kadang kutemukan elektron sayang di kalbumu
Namun kadang kau bak pasangan elektron bebas
Menjauh dan tak mampu ku merengkuhmu
Sahabatku ....
Ku ingin kau berbaur denganku seperti dulu
Merangkai orbital hibrida persahabatan yang baru
Dalam kuantum hati yang mengharu biru

Minggu, 09 September 2012

PERASAAN INI


Perasaan ini
Seperti sebuah reaksi spontanitas yang terarah dan terjadi dengan sendirinya
Perasaan ini
Terkadang rumit
Seperti sebuah sandi genetik pada tubuh kita
Terkadang indah
Seperti antosianin yang membuat mawar menjadi merah
Namun sebenarnya
Perasaan ini hanyalah sebuah proses disproporsionasi
Membuatku teroksidasi
Membuatku tereduksi
Hingga pada akhirnya
Ketidakstabilanku bermuara pada ketidakstabilanmu
Seumpama dua unsur
Kita bersenyawa
Bukan ionik atau hidrogen
Tapi kovalen
Kovalen pada hidrogen flourida
Meski Mr mereka kecil
Namun keduanya memiliki ikatan antar molekul yang sangat kuat
Begitupun kita
Begitupun perasaan ini
Semoga waktu memihak pada kita
Tak seperti astatin
Yang melewati hidupnya begitu singkat
By Sukar